Sabtu, 13 Februari 2021

BEST TOM YAM SO FAR: JAG'S Kitchen

Setiap perjalanan kerja sebenarnya saya selalu ngelewatin tempat ini. Jag's Kitchen, salah satu tempat yang hype di kawasan Jagakarsa.

Iseng mampir kesini sehabis pulang kantor dengan istri. Ini yang kedua kali sih makan disini dan ternyata suasananya lumayan enak, cocok buat WFC (Work from Caffe)


Visit kali ini saya pesen Tom yam dan surprisingly, ini Tom yam terenak yang pernah saya makan. Meski tanpa kecombrang dan porsinya yang kecil banget. Gak nyangka setelah nyari-nyari Tom yang enak yang ada di Jakarta, eh nemunya malah dekat banget dengan rumah.

Oh iya kalau kesini juga harus pesan varian jus buah mereka. Seger banget! Terakhir saya pernah juga pesan lewat gojek dan rasanya emang enak.


HIDDEN GEM JAGAKARSA: Happiness Kitchen & Coffee Jagakarsa

Tempat ini sering disebut sebagai hidden gem-nya daerah Jagakarsa karena tempatnya yang unik tapi nyempil. Saya sudah beberapa kali makan kesini. Entah kenapa vibe-nya berasa kayak sebuah rumah kecil dipinggir pantai gitu. Kalau saya sih terasa kayak penginapan Minshuku Inn di Dorama Beach Boys.



Pas liat menunya kayaknya berubah deh dari terakhir kesini sebelumnya. Sekarang menu mereka semacam rice bowl-bowl gitu. Untuk rasa lumayan enak meski dari sisi harga overpriced banget sih.



Karena memang masih fase PSBB, tempatnya jadi sepi. Suasananya enak sih buat santai-santai. Tapi karena alasan overpriced lagi, tempat ini kayaknya cuma cocok buat nongkrong sambil minum-minum cantik saja. ðŸ˜…







HUNTING FOTO MALAM-MALAM DI SUDIRMAN

Lagi masa PSBB total dan udah lama banget gak keluar rumah, kasian liat istri kayaknya udah bosen gak kemana-mana. Iseng aja deh ngajakin istri ke Sudirman naik KRL. Disana ternyata rame sama anak-anak muda yang pada main sepeda atau berfoto selfie. Emang sih tempatnya keren, terutama suasana malam gini. Terasa seperti di Singapore ðŸ˜…

Akhirnya kita ikutan juga deh berfoto-foto ria.




TEMPAT WISATA DEKAT RUMAH: SETU BABAKAN

Udah lama banget PSBB sampai bosen dirumah, eh baru ingat kan dekat rumah ada tempat wisata juga. 

Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan. Tinggal jalan kaki dari rumah sampai deh. Rekomen kesini saat sabtu minggu pagi atau sore hari.

Jalan-jalan sore sama istri


Saat ini banyak yang kesini untuk main layangan

Yang mancing juga banyak

Suasana saat sore. Tenang

Untuk mengelilingi danau ini dengan langkah saya normal kurang lebih butuh waktu 45 menit. Tapi pernah coba jalan bareng istri dan adek saya dan baru kelar keliling setelah 3 jam. Wah ternyata saya memang cepat jalannya.


BEFORE & AFTER SHAVING

 Jadi ceritanya saya pernah nulis di blog kalau saya akan selalu ber-brewokan dan hanya akan shaving jika diminta oleh orang yang saya sayangi. Dan ternyata istri baca postingan itu dan voila....


PERJALANAN DINAS PERTAMA DENGAN ISTRI: "INI MEDAN BUNG!"

Akhirnya setelah cuti nikah sekitar 10 hari dan lanjut bekerja dikantor, jadwal saya untuk keluar kota akhirnya tiba. Saya janji sama istri kalau memang tempatnya memungkinkan saya akan ajak istri juga dan kali ini tempatnya ke kota Medan. Bisa sekalian honeymoon lagi nih. Oh iya istri juga belum pernah naik pesawat sebelumnya jadi ini penerbangan pertama bagi dia.


Di Kota Medan kami menginap di Hotel Miyana karena itu hotel yang paling dekat dengan tempat saya bekerja. Tapi karena durasi dinas saya ternyata lumayan lama akhirnya kami pindah ke yang lebih murah di Airy Cemara Asri.

Kami cukup lama tinggal di Medan, kurang lebih 3 mingguan, tapi karena saya tetap harus bekerja jadi memang tidak banyak meng-eksplore daerah wisata disana, hanya sekitar pusat kota Medan saja. Mayoritas tempat yang kami kunjungi ya tempat makan & Mall 

Beberapa highlight yang saya ingat:

Medan Night Market

Bisa dibilang ini tempat favorite kami untuk mengabiskan malam karena banyak banget pilihan makanan dari mulai cemilan sampai makanan berat. Paling juara sih kerang yang kita makan langsung digelar diatas meja kita. Plus juga es teh manis jumbo. 


Merdeka Walk

Beberapa kali juga kesini kalau pengen nongkrong sampai malem. Ada beberapa tempat makan dari franchise besar disini seperti MCD, Starbuck, Nelayan. Untuk harga memang relatif mahal tapi worthed-lah sesekali sambil menikmati suasana kota Medan di malam hari.




Kawasan Perumahan Cemara Asri

Sebenarnya ini hanya komplek perumahan mewah. Karena ini dekat dengan tempat kami menginap, kami beberapa kali makan di cafe & restauran yang ada di dalam sana.


Wajir Seafood

Buat orang Jakarta yang biasa makan seafood dengan harga mahal, ini heaven banget sih. Menu disini murah-murah dan enak.

Ucok Durian

Belum ke Medan kalau belum ke Ucok Durian. Memang puas banget makan durian disini.


Setelah pulang ke Jakarta, ternyata pemerintah sudah menerapkan PSBB jadilah kami lanjut honeymoon di rumah ðŸ˜†

Minggu, 07 Februari 2021

KEMBALI JADI WOTA: KONSER JKT48 TIM KIII VS KIII

Sewaktu saya berumur 22 tahun, saya sempat nge-fans banget sama JKT48 sehingga sering datang ke teater JKT48 yang ada di Mall Fx Sudirman. Saat itu saya dan teman saya berandai-andai bahwa nanti saat kami berumur 30 tahun, kami masih akan kesini sebagai wota JKT48.

Dan ternyata kata-kata tersebut kejadian! Bedanya saya kali ini datang bersama dengan istri saya. Saya sudah berhenti jadi wota lama sekali. Tapi malah punya istri yang wota JKT48.

Kali ini kami menonton konser Tim KIII di GOR Bulungan. Lumayan takjub sama suasana seperti ini, seperti nostalgia. Awalnya agak-agak skeptis karena saya udah lama gak nonton JKT48 tapi ternyata konsernya keren. Dengan konsep generasi lama vs generasi baru, saya jadi lumayan bisa menikmati konser ini. Sepulang konser kami menyempatkan makan malam di dekat-dekat sana. Saya baru tahu ternyata daerah yang banyak Gultik (gulai tikungan) yang terkenal itu ternyata dekat sini.

HONEYMOON: YANG DEKAT SAJA, BANDUNG! (END)

Masih lanjutan dari honyemoon series...

Day-5:

Saya baru tahu daerah Majalaya ini dan ternyata enak sekali tempatnya. Udaranya dingin seperti di puncak. Setelah sarapan, bersama dengan adik ipar,kami mengunjungi kawasan wisata Kawah Kamojang. Seingat saya menuju sana kami harus melalui jalan berliku yang menanjak. Entah kepagian atau kenapa, mobil adik ipar bisa masuk tanpa membeli tiket. Disana kami mandi uap panas yang katanya bisa mengobati berbagai penyakit.

Selanjutnya kami lanjut ke sebuah tempat pemandian air panas. Disini kita bisa mandi air panas didalam kamar mandi yang sudah disediakan. Dikamar tersebut berbentuk kolam sehingga kita bisa puas berendam secara privat. 

Sepulangnya kami mampir untuk makan disebuah warung yang menu utamanya bebek. Rasanya enak sekali menyantap makanan setelah berendam air panas dan dengan suasana majalaya yang sejuk.

Lanjut pulang ke rumah orang tua adik ipar kami, kami langsung packing karena harus buru-buru menuju stasiun Bandung, mengejar kereta kepulang kami ke Jakarta. Sempat panik karena sudah hampir terlambat, kami akhirnya masih bisa naik kereta tersebut untuk pulang ke Jakarta . Yes! gak ketinggalan kereta lagi ðŸ¤£

HONEYMOON: YANG DEKAT SAJA, BANDUNG! (PART-2)

Lanjutan dari tulisan sebelumnya.

Day-3:

Setelah sarapan dan santai-santai sebentar, kami check out dari Hotel Puteri Gunung dan pindah ke Bobobox. Ini kedua kalinya saya menginap disini. Entah kenapa saya suka menginap di hotel capsul seperti ini. 


Siangnya kami nge-mall ke PVJ Bandung, sekalian beli sepatu untuk istri dan juga makan siang bersama dengan adik ipar.



Selesai dari PVJ, kami diantar adik ipar kami untuk lanjut sholat & santai-santai di Masjid Raya Bandung. Ini memang must visit place saya kalau datang ke Bandung. Keren aja gitu rasanya ada Masjid Raya dengan halaman luas dimana orang bisa duduk sambil menghabiskan malam.



Kemudian kami lanjut jalan kaki untuk menghabiskan malam di area Braga. Disini bingung mau kemana, semuanya penuh. Penasaran juga ingin coba masuk ke bar, karena terlihat open bagi wanita yang berjilbab, gak ada kan tempat seperti ini di Jakarta, tapi gak jadi dan akhirnya kami hanya makan di Warung upnormal.

Day-4:

Setelah check-out dari Bobobox, hari ini kami rencana menginap dirumah orangtua adik ipar kami di daerah Majalaya. Dari Bobobox, kami berjalan kaki untuk naik kereta lokal dari Stasiun Bandung. Dan ternyata kereta lokal ini penuh banget, beruntung istri bisa dapat tempat duduk meski saya harus berdiri selama perjalanan. Ampun deh! ðŸ˜µ


Setiba di Stasiun Majalaya, kami dijemput adik ipar kami dan menuju ke Toko baju milik mereka lalu setelah mampir ke sebuah cafe untuk makan malam, kami menginap di rumah orang tua adik ipar kami.

HONEYMOON: YANG DEKAT SAJA, BANDUNG! (PART-1)

Sebelum menikah, kami sebenernya sudah merencakan untuk honeymoon ke Bali, karena kami berdua belum pernah kesana. Tapi saat itu dengan isu virus corona yang sudah mulai menyebar masuk Indonesia, akhirnya kami memutuskan untuk ke Bandung saja yang cenderung lebih minim turis asing.

Day-1: 

Karena istri yang terlambat bangun, akhirnya kami terlambat naik kereta yang sudah kami pesan dan harus kembali memesan tiket Gambir-Bandung. Sambil menunggu, kami memesan satu bucket KFC untuk mengganjal perut. Disini ada volunteer yang bagi-bagi masker & hand sanitaizer gratis, Agak lebay sih saat itu bagi saya, tidak pernah terpikir bahwa virus corona akan menyebar sehebat sekarang.


Sore hari kami sampai Bandung dan langsung memesan Grabcar ke Hotel Puteri Gunung,tempat kami akan menginap. Sebelumnya saaat memesan hotel, saya menambahkan catatan untuk diberikan kamar yang dipersiapkan untuk pasangan yang akan honeymoon dan ternyata dipenuhi oleh pihak hotelnya. Ranjang dan kamar kami dihiasi bunga dan hiasan khas pengantin baru.


Malam itu, karena lelah kami akhirnya menghabiskan waktu dikamar saja. ðŸ˜…

Day-2:

Tujuan pertama kami mengunjungi Farm House Susu Lembang. Disini kami makan siang dan menghabiskan waktu dengan berbagai wisata berfoto selfie.


Lalu kami juga memasang gembok cinta ala pasangan-pasangan Korea. ❤️
 

Tujuan selanjutnya kami mengunjungi Floating Market. Sudah agak kesorean kami sampai disini jadi sudah lumayan sepi, ditambah habis hujan juga. Setelah berjalan-jalan dan berfoto sebentar, kami juga mencoba beberapa makanan disini. 



Meski sudah agak kemalaman, kami mencoba mengunjungi satu tempat lagi, Kawasan Punclut namanya. Sesampai disana, kami disambut hujan deras jadi kami tidak bisa berkeliling dan langsung berteduh di satu restauran dan makan malam disana.





HARI PERTAMA KAMI HIDUP SEATAP & TAHLILAN TANTE SAYA

 Akhirnya kami bisa hidup seatap.

Pengantin baru ðŸ’–

Oh iya, ada satu hal yang juga terjadi di tanggal pernikahan kami. Tante saya yang memang sudah lama sakit, meninggal dunia, tepat sebelum saya menuju ke tempat acara pernikahan kami. Jadi pada hari itu kami akan datang untuk acara tahlilan 3 harian tante saya.

Sebelum kesana, kami mampir ke Depok Town Square untuk beli baju istri yang memang datang ke rumah tanpa membawa baju salinan.


Setelah dari Detos, kami menyempatkan untuk mampir ke Taman Spatodea yang ada dekat rumah tante kami. Istri saat itu ingin sekali bisa menggelar resepsi pernikahan secara outdoor, jadi sekalin survey.





MENIKAH LAGI?

Baru kemarin nikah, besoknya nikah lagi?

Jadi karena kami salah planning, di tanggal 2 Februari 2020, saya & istri menikah secara agama saja, tanpa ada penghulu dari KUA. Akhirnya besok harinya kami ke kantor KUA Tanah Abang untuk kembali menikah resmi secara catatan sipil.


Sepulang dari KUA, kami sekeluarga mampir ke pizza hut. Hari itu saya jadi sadar ternyata pizza hut sekarang harganya semahal itu ya? Hahaha ðŸ˜…

Oh iya setelah dapat izin dari ibu mertua, hari itu istri sudah boleh ikut pulang ke rumah, walaupun kami belum mengadakan cara resepsi secara resmi.